5 Tanaman "Apotek Hidup" yang Dapat Mencegah Kanker

Mungkin ketika sedang sakit, selain memeriksakan kondisi kita ke dokter, kita juga memanfaatkan tanaman obat yang ada disekitar kita. Se-simpel membuat wedang jahe untuk melegakan tenggorokan saat sakit batuk atau flu.

Untuk mendapatkan tanaman obat yang fresh dan organik, kita bisa menanam "apotek hidup" kita sendiri di pekarangan rumah. Jika sewaktu-waktu membutuhkan, kita bisa memetik langsung dan dijamin fresh serta organik.

Tanaman apotek hidup merupakan berbagian jenis tanaman obat yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari, biasanya ditanam di pekarangan rumah.

Yang menarik, ternyata ada tanaman apotek hidup yang dapat mencegah kanker. Berikut beberapa tanaman apotek hidup tersebut:

1. Kunyit
Tanaman yang punya nama ilmiah Curcuma longa tersebut, memiliki sebuah senyawa aktif yg bernama Curcumin. Curcumin diketahui dapat membunuh sel kanker, tanpa merusak sel sehat di sekitarnya.

Menurut penelitian, kunyit dapat mencegah kanker lambung, paru-paru, usus besar, payudara, dan kanker kulit.

2. Jahe
Tanaman umbi yang sering dijadikan minuman wedang jahe ini, memiliki zat aktif yang bernama Gingerol. Zat aktif jahe tersebut, dapat mencegah kanker, mengurangi peradangan, dan memperbaiki fungsi imunitas.

3. Mengkudu
Damnacanthal merupakan bahan aktif pada mengkudu yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker. Bekerjasama dengan mikronutrien lain,
damnacanthal bisa menghambat aliran darah menuju sel kanker.

4. Cengkeh
Minyak cengkeh memiliki kandungan antioksidan yang tinggi dan bermanfaat untuk meningkatka kekebalan tubuh serta mencegah kanker.

5. Daun sirih
Tanaman merambat yang memiliki nama latin piper betle ini, mengandung minyak atsiri yang dapat mencegah kanker.

Dengan menanam apotek hidup di pekarangan, kita akan mendapatkan banyak sekali manfaat. Selain pekarangan rumah terlihat hijau nan asri, kita juga dapat manfaat kesehatan dari tanaman apotek hidup tersebut.